Kalian pernah mendengar kisah tentang seorang gadis yang tinggal di atas menara? Rambutnya panjang dan berkilau seperti emas. Udara segar dari hutan menjaga kulitnya tetap bening dan halus. Dia juga selalu makan makanan tradisional, langsung diambil dari hutan. Kalau ingin ikan maka ibunya akan menangkap ikan di sungai dekat air terjun, jika ingin daging ibunya tinggal berburu kelinci atau rusa, apalagi sayuran dan buah. Mereka kaya, kaya dengan alam dan hal yang perlu dilakukan oleh sang gadis hanya menuruti setiap kata dari sang ibu. Rapunzel. Nama lukisan itu adalah Rapunzel yang kulihat di pameran lukisan klasik. Meski hanya sebuah hologram yang terpancar dari muka dinding, tapi keelokan Rapunzel tetap membiusku, aku yang kala itu seorang anak bawang; Itu lho, yang diajak main, tapi juga tidak dianggap. Ketika sanak-saudara datang kerumah dan bermain, aku selalu jadi anak bawang. Melihat keasikan mereka, aku berbisik pada diriku sendiri, suatu saat aku akan tumbuh sebesar ...