Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2017

Nol Persen

File 1 Jakarta 30 November 2396 Bukan hal yang lumrah mungkin bagi anak laki-laki untuk bergunjing tentang siapa yang mereka sukai, apa yang paling mereka benci, makanan favorit, bahkan hingga apa yang paling mereka takuti. Ya, mungkin terlihat biasa… tapi ayolah! Mereka adalah lelaki. “Okey, giliran lo, Rey!” Pertanyaan yang menjadi topik utama saat ini adalah 'hal yang paling ditakuti dalam hidup’. Pertanyaan berjalan sesuai dengan arah jarum jam dan kini tiba pada giliranku yang merupakan orang terakhir dalam lingkarang yang hanya berisi empat orang ini. “Emmm.” Jadi apa yang paling aku takuti? Ayolah! Ini hanya kegiatan bodoh yang bahkan tak ada maknanya sama sekali, dan aku bisa pergi kapan saja. Buat apa susah-susah berpikir? “Dih, lama banget ni anak mikirnya!” ujar Pejo yang duduk di seberangku sembari menghirup rokok elektriknya dan menyemburkan asap dari mulut dan kemudian hidung secara berurutan. Angin yang berhembus dari kipas di atas kami per...

Index Nol Persen

Gambar
Tahun 2345 di mana perhitungan masehi berakhir. Bumi ditinggalkan dengan saat proyek terminator dimulai. Sebuah proyek penghancuran bumi dengan memicu bencana di berbagai tempat secara terjadwal dengan tujuan pembentukan kembali bumi. Rey adalah pria berumur 25 tahun yang hidup dengan dua orang temannya yang sesama yatim-piatu. Di hari terakhir keberangkatan Colony Ekspres, Rey tertinggal dan kini ia seorang diri di atas bumi. Akankah ia bertahan? Prolog   Bab 1 - Logic Error    File 1 File 2 File 3 File 4  Bab 2 - General Relativity File 1 File 2 File 3 NOTE : Jangan lupa komen dan kasih saran ya! Karena kritik dan saran kalian yang bisa membuat saya terus berkembang.

Nol Persen

 Prolog Nenek adalah seorang ilmuwan, waktunya selalu habis di dalam laboratorium pribadinya. Tak terkecuali tanggal merah, setiap hari libur nenek akan membuka klinik untuk para android pekerja karena saat itu para mesin hanya sekedar alat yang kalau sudah rusak ya dibuang. Jadi para android yang mengalami kerusakan saat bekerja bisa datang pada hari libur, paling tidak memperpanjang waktu hidup lebih berguna daripada mati begitu saja. Pekerjaan sukarelawan nenek perlahan menjadi besar, seiring dengan masa pensiunnya yang semakin dekat, ia kemudian lebih banyak menghabiskan waktu di klinik. Nenek mulai memiliki klien tetap: dari perusahaan pembangunan, kepolisian, dan juga android-android yang hidup di jalanan. Jadi tangannya tetap bisa bergerak, otaknya masih bisa tetap bekerja, masa tuanya jadi tidak membosankan sebagaimana yang nenek takutkan (dia sering cerita padaku). Aku tumbuh dengan melihat kesibukan nenek. Ayah dan ibu adalah pegawai pemerintah, jam terbang mere...

Postingan populer dari blog ini

Nol Persen