Postingan

Limbo

Gambar
Bagaimana cara menjelaskannya… perasaan saat pertama kali lahir ke dunia. Aku tidak pernah ingat, atau memang tidak pernah tahu rasanya seperti apa? Bangun—bangun? Apa itu bangun? Kata itu yang pertama keluar di pikiranku saat pertama kali membuka mata. Aneh, semuanya sungguh aneh. Kata-kata ini, istilah-istilah yang terus menerus keluar di dalam otakku; melihat, mencium, merasa, bernapas, hidup, dan berpikir. Apa ini semua? Kenapa aku bisa tahu segala hal ini? Aku? siapa Aku, Aku adalah… Aku? Manusia? Hewan? Tumbuhan? Begitu banyak hal, hingga pada akhirnya semua menghilang, dan yang tersisa hanya rasa ngeri, gelisah, dan tidak nyaman. Rasanya hendak meringkuk dan kembali tidur, jadi aku tidak perlu memikirkan semua ini. Haruskah aku kembali tidur? Dari luar goa yang banyak dirambati akar ini, aku bisa melihat langit gelap dari sela-sela pepohonan. Rasanya tidak pernah aku bertemu pagi atau siang mau seberapa banyak aku tidur untuk membuang waktu. Atau kali ini aku harus tetap t...

Nol Persen Bab 2 File 3

Kalian pernah mendengar kisah tentang seorang gadis yang tinggal di atas menara? Rambutnya panjang dan berkilau seperti emas. Udara segar dari hutan menjaga kulitnya tetap bening dan halus. Dia juga selalu makan makanan tradisional, langsung diambil dari hutan. Kalau ingin ikan maka ibunya akan menangkap ikan di sungai dekat air terjun, jika ingin daging ibunya tinggal berburu kelinci atau rusa, apalagi sayuran dan buah. Mereka kaya, kaya dengan alam dan hal yang perlu dilakukan oleh sang gadis hanya menuruti setiap kata dari sang ibu. Rapunzel. Nama lukisan itu adalah Rapunzel yang kulihat di pameran lukisan klasik. Meski hanya sebuah hologram yang terpancar dari muka dinding, tapi keelokan Rapunzel tetap membiusku, aku yang kala itu seorang anak bawang; Itu lho, yang diajak main, tapi juga tidak dianggap. Ketika sanak-saudara datang kerumah dan bermain, aku selalu jadi anak bawang. Melihat keasikan mereka, aku berbisik pada diriku sendiri, suatu saat aku akan tumbuh sebesar ...

Nol Persen Bab 2 File 2

Colony 12, Desember 2396. Masalah. Tujuan hidup seorang manusia adalah memecahkan masalah. Mencari solusi untuk tetap bertahan hidup, menjawab pertanyaan-pertanyaan yang ada dari ketidakadaan. Membentuk kosakata baru, mengisi ruang hampa dan membentuk wujud nyata dari berbagai impian kosong di siang hari. Dulu terbang bagi manusia adalah sebuah khayalan biasa, tertulis dalam syair-syair bagaimana lelaki ingin mencapai bintang. Tapi pada akhirnya, manusia dapat terbang, memanfaatkan fluida pada titik energi dalam aliran tertutup. Tidak puas sampai di sana, manusia terus berkembang. Memanfaatkan dua unsur kimia yang berbeda hingga terjadi perubahan momentum pada gas. Manusia meroket, meninggalkan bumi, membuka lembaran baru dalam peradaban yang akan terus berkembang entah sampai kapan. Lalu tibalah pada satu permasalahan yang tidak pernah dapat dipecahkan. Mesin waktu, khayalan manusia tentang melompat ke lengkungan ruang-waktu yang keberadaannya merupakan sebuah teori ...

Postingan populer dari blog ini

Nol Persen